fbpx

Mengenal Landing Page dan Seluk-Beluknya

Mengenal Landing Page dan Seluk-Beluknya | Selamat datang di blog SopandiSukses.com bagi Anda yang baru pertama kali berkunjung ke blog ini :D. Blog ini berisi ilmu-ilmu penting seputar bisnis online serta tips & trik yang perlu Anda ketahui.

Di artikel ini saya akan membahas seluk beluk tentang landing page dengan sedetail dan selengkap mungkin.

Harapannya, informasi apapun yang Anda butuhkan mengenai landing page bisa terjawab semua di sini. Okey? Yuk, kita mulai sekarang!

1. Apa Itu Landing Page?

Bagi Anda yang belum berkecimpung di dunia digital marketing, istilah landing page barang kali masih asing.

Tapi, bagi Anda yang sudah mengenal digital marketing, istilah landing page seharusnya sudah menjadi hal biasa.

Sebenarnya, landing page banyak sekali bertebaran di internet, baik dari hasil pencarian Google, iklan di Fb Ads, IG Ads, dan tempat lainnya.

Hanya saja banyak yang tidak sadar kalau sebenarnya apa yang Anda kunjungi itu merupakan sebuah landing page.

Nah, Lantas Apa Itu Landing Page?

Secara etimologi (asal kata), landing page terdiri dari 2 kata, yaitu landing dan page. Landing artinya mendarat dan page artinya halaman.

Jadi, secara singkat landing page dapat diartikan sebagai halaman di internet untuk mendaratkan pengunjung.

Secara umum, landing page adalah halaman apapun di internet yang berfungsi untuk mendaratkan pengunjung.

Namun, di dunia digital marketing, landing page memiliki arti dan fungsi yang lebih spesifik (khusus), sehingga definisinya pun sedikit bergeser.

Berikut ini definisi landing page dalam dunia digital marketing :

Pengertian Landing Page

Landing Page adalah halaman web tunggal (single page) yang dibuat secara khusus untuk tujuan pemasaran, baik untuk jualan online ataupun mendapatkan database.

Landing page didesain untuk fokus ke satu tujuan saja, sehingga tidak banyak link keluar maupun menu navigasi.

Link-link yang ada di landing page hanya di arahkan ke satu tujuan, seperti tombol pembelian saja atau link kontak tertentu.

Tujuannya adalah agar pengunjung benar-benar lebih fokus ke penawaran Anda dan tidak terganggu dengan link-link keluar ataupun menu navigasi yang tidak perlu.

Link-link keluar atau menu navigasi yang tidak perlu seperti apa? Misalnya menu Tentang Kami, Blog, Profil, dll.

Jadi, dengan fokus ke satu penawaran saja, maka konversinya bisa semakin besar.

Pengunjung landing page biasanya datang setelah mengklik link di hasil pencarian Google, link iklan Facebook Ads, link iklan IG Ads, maupun link di sebuah website tertentu.

 

 

2. Apa Beda Landing Page Dengan Website?

landing page adalah
Image Source : Google Image

Pada dasarnya, landing page juga berupa website (halaman yang bisa diakses secara online). Hanya saja landing page itu berupa website dengan tujuan khusus.

Perbedaan landing page dan website terletak pada tujuan utamanya.

Landing page memiliki beberapa tujuan khusus sesuai dengan yang diinginkan pembuatnya.

Misalnya ada landing page yang dibuat hanya untuk berjualan produk / jasa tertentu, menangkap data calon pelanggan saja, atau hanya untuk memberikan akses download produk tertentu.

 

Sedangkan website memiliki tujuan yang lebih umum, seperti untuk personal branding, company profile, portal berita, update informasi sekolah, dll.

Karena bersifat umum, website memiliki konten yang beragam dan tidak fokus ke satu tujuan.

Di dalamnya memuat banyak informasi dan terdapat menu navigasi yang mengarah ke banyak link lain.

Misalnya berisi tentang Profile, Jasa, Produk, Kontak Kami, Blog, dan link (menu-menu) lainnya.

Berikut ini rincian perbedaan antara landing page dengan website :

Ciri-Ciri Landing Page :

  1. Memiliki satu tujuan khusus : menawarkan produk saja atau menangkap data pengunjung saja.
  2. Memiliki link / tombol / CTA dengan satu tujuan : membeli produk, kontak ke admin, atau isi formulir.
  3. Terdiri dari 1 halaman saja (single page)
  4. Tidak ada link-link yang tidak perlu, seperti blog, kontak kami, profil, sejarah, dll
  5. Menjelaskan satu hal dengan detail
  6. Dikemas dengan bahasa copywriting yang persuasif

Image Source : Google Image

Ciri-Ciri Website :

  1. Memiliki banyak tujuan : menampilkan profil, memuat blog, menampilkan produk / jasa yang ditawarkan, dan informasi lainnya.
  2. Memiliki menu navigasi dengan banyak link, seperti menu Profil, Sejarah, Susunan Organisasi, Blog, Galeri Kegiatan, Kontak Kami, dll.
  3. Terdiri dari banyak halaman (multi page).
  4. Memuat banyak informasi yang dinamis, bisa update info setiap saat.
  5. Dikemas dengan bahasa yang informatif.

 

Nah, itulah perbedaan antara landing page dengan website. Sampai di sini, saya harap Anda sudah betul-betul paham tentang perbedaan antara keduanya.

Kalau masih belum paham juga, “keterlaluan dah” hehehe, karena saya sudah berusaha sedemikian rinci menjelaskan perbedaannya.

Coba ulangi membaca beberapa kali, biar Anda bisa benar-benar paham.

Okey, setelah kita paham perbedaan antara landing page dan website, selanjutnya kita akan bahas tentang jenis-jenis landing page.

Lanjut yuk …

 

 

3. Jenis-Jenis Landing Page

 

Secara umum ada beberapa jenis landing page, yaitu :

a. Sales Page

landing page adalah
Source Image : Google Image

Sales page adalah landing page yang bertujuan untuk menawarkan atau mempromosikan sebuah produk / jasa.

Didalamnya dijelaskan secara rinci tentang produk / jasa yang ditawarkan, seperti jualannya apa, fitur-fitur produknya apa saja, keunggulannya apa saja, mengapa harus membeli, dll.

Ketika calon pembeli mengunjungi landing page, mereka bisa mempelajari semua detail produk / jasa yang dijual via sales page.

 

Jadi, kita tidak perlu lagi capek-capek menjelasakn secara manual satu-satu via chatting ke setiap calon pembeli yang datang.

Cukup menggunakan sales page, beres. Semua sudah dijelaskan lengkap di sales page.

Sales page ini bisa diibaratkan sebagai salesman online yang membantu kita untuk “berbicara” kepada setiap calon pembeli.

Di era digital yang serba online saat ini, penggunaan sales page sebagai media untuk jualan sangatlah vital (penting).

Saya akan menjelaskan lebih detail tentang hal ini (alasan mengapa harus menggunakan landing page) di bagian tersendiri.

 

b. Form Optin

form optin adalah

Form optin atau disebut juga dengan Squeeze Page adalah landing page dalam bentuk formulir online yang didesain untuk menangkap data calon pelanggan potensial.

Data yang ditangkap biasanya berupa nama dan alamat email. Ada juga yang menangkap data nomor WA.

Tujuan dari form optin ini adalah untuk list building atau membangun list database dan funneling.

Funneling merupakan proses perjalanan calon pelanggan mulai dari pengenalan produk, edukasi produk, hingga menjadi pelanggan (pembeli).

 

Mengapa Perlu Funneling?

Karena orang perlu edukasi produk dulu sebelum membelinya. Mereka perlu mengenal produknya apa, manfaatnya apa saja, mengapa perlu menggunakan produknya, dll.

Edukasi produk tersebut bisa dilakukan menggunakan strategi email marketing ketika kita sudah memiliki database email calon pelanggan.

Nah, database email tersebut ditangkap menggunakan form optin. Itulah fungsi dari form optin atau squeeze page. Contoh form optin bisa Anda lihat Di Sini!

 

 

c. Confirmation Page

Confirmation Page atau halaman konfirmasi adalah landing page yang fungsinya untuk melakukan konfirmasi, misalnya konfirmasi email, konfirmasi pembayaran, dll.

Contoh kasusnya seperti ini, misal Anda sudah memasukkan email Anda di sebuah form optin.

Ketika Anda mengklik tombol Submit email tersebut, maka Anda akan diarahkan ke sebuah halaman yang berisi informasi untuk segera mengkonfirmasi email Anda.

Halaman itulah yang disebut sebagai Confirmation Page. Contoh confirmation page bisa Anda lihat Di Sini.

 

d. Download Page

Download Page adalah landing page yang berisi informasi akses download produk tertentu.

Misalnya berisi link download produk, grup support di Telegram / WA, kontak penjual, dll.

Contohnya Anda membeli salah satu produk saya seperti Ebook Tutorial Android Di Sini.

Setelah Anda menyelesaikan pembayaran untuk produk tersebut, nanti Anda akan mendapakan Download Page yang berisi link akses produk Ebook Tutorial Android.

 

e. Upsell Page

Upsell Page adalah landing page yang berisi penawaran produk lain sebelum pembeli mendapatkan akses produk yang telah dibeli.

Misalnya Anda membeli produk saya yaitu ebook tutorial Android App Inventor.

Ketika sudah membeli produk tersebut, maka Anda akan diarahkan ke halaman upsell dulu sebelum mendapatkan link akses download ebook Android App Inventor.

 

 

4. Contoh-Contoh Landing Page

Image Source : Google Image

Berikut ini contoh-contoh landing page yang perlu Anda lihat :

a. Contoh Sales Page

Landing Page Produk : https://landingpagemastery.com
Landing Page Jasa : https://telagadigital.com/jasalp

b. Contoh Form Optin

Klik link berikut ini => https://telagadigital.com/daftar-blp-gratis

c. Contoh Download Page

Silakan Anda daftar gratis salah satu produk saya Di Sini.

Setelah Anda daftar gratis, nanti Anda akan mendapatkan Download Page yang berisi link download produk.

d. Upsell Page

Anda bisa melihat contoh Upsell Page setelah membeli ebook tutorial Android App Inventor DI SINI!

 

5. Mengapa Landing Page Itu Penting?

 

Di era yang serba digital alias serba online ini, landing page sangat penting untuk menunjang bisnis online. Terlebih lagi untuk landing page tipe sales page dan form optin.

Nah, Berikut Ini 4 Alasan Mengapa Landing Page Sangat Penting untuk Berbisnis Online.

a. Buka 24 Jam NonStop

Image Source : Google Image

Ketika Anda berjualan secara offline di sebuah toko, ruko, atau warung, maka Anda punya jam buka. Biasanya toko offline buka dari pagi sampai sore hari, misalnya buka jam 8 pagi sampai dengan jam 5 sore.

Setelah itu, toko Anda akan ditutup sampai pagi, kemudian buka lagi di hari berikutnya.

Dengan begitu, ada waktu berjam-jam di mana Anda bisa kehilangan banyak kesempatan dan potensi penjualan.

Misalnya dari jam 5 sampai jam 10 malam atau lebih, sangat mungkin ada orang yang membutuhkan toko Anda untuk membeli sesuatu yang mereka butuhkan.

 

Tetapi karena toko Anda tutup, maka Anda tidak bisa mengambil peluang tersebut.

Di sinilah kelemahan toko offline. Anda tidak bisa membuka toko offline sepanjang hari atau 24 jam nonstop, karena Anda juga pasti memerlukan istirahat (tidur).

Nah, kelemahan tersebut sekarang bisa diatasi menggunakan landing page. Landing page bisa buka sepanjang hari, 24 jam nonstop, 7 hari dalam seminggu.

Landing page tetap buka meskipun Anda sedang tidur di malam hari. Jualan Anda bisa diakses kapan saja, tanpa terikat oleh ruang dan waktu.

 

b. Jangkauan Tanpa Batas

Image Source : Google Image

Ketika Anda jualan secara offline, jangkauan pasar / calon pelanggan Anda sangat lah terbatas. Benar-benar sangat terbatas, yaitu hanya menjangkau sekitar toko Anda berada saja.

Hanya tetangga Anda yang bisa mengakses toko offline Anda. Paling hanya menjangkau beberapa puluh meter saja atau paling jauh mungkin hanya sekitar 500 meter saja.

Dengan jangkauan yang sesempit itu, tentu jualan Anda akan sulit berkembang secara signifikan. Bisa dikatakan biasa-biasa saja, tidak begitu laris.

Berbeda ketika Anda menggunakan landing page untuk berjualan. Jangkauan pasar / calon pelanggan Anda benar-benar tanpa batas.

Dengan kecanggihan akses internet, landing page tempat jualan Anda bisa menjangkau pasar yang sangat luas.

Bisa menjangkau antar daerah, kabupaten, provinsi, hingga antarpulau yang berjauhan, bahkan bisa menembus batas-batas negara.

Jualan Anda bisa dijangkau / diakses oleh calon pelanggan yang ada di daerah lain, kota lain, provinsi lain hingga negara lain.

Luar biasa bukan?

Dengan jangkauan yang sangat luas tersebut, sangat besar kemungkinan jualan Anda laris manis dan banjir orderan.

Inilah keunggulan dari landing page, jangkauan tanpa batas dan bisa mempercepat pertumbuhan bisnis Anda.

 

c. Meningkatkan Konversi Penjualan

Landing page bisa meningkatkan konversi penjualan dibandingkan Anda jualan tanpa landing page.

Selain karena jangkauan pasarnya yang sangat luas, landing page juga selalu online dan bisa diakses selama 24 jam nonstop.

Semakin besar target pasar yang bisa Anda jangkau, maka potensi penjualan juga akan semakin besar.

Demikian juga ketika jualan Anda bisa diakses kapan saja, entah pagi, siang, sore, hingga tengah malam sekalipun juga bisa memperbesar peluang terjadinya penjualan.

 

d. Bisa Melacak Data Pengunjung

Ketika Anda berjualan secara offline, Anda akan sangat sulit untuk melacak data pengunjung. Misalnya berapa jumlah pengunjung perhari atau perminggu, asalnya dari mana, namanya siapa, nomor HP-nya berapa, dll.

Dengan demikian, Anda akan sulit juga untuk mempercepat pertumbuhan bisnis. Sebab, data-data yang mau diolah dan dianalisis untuk merancang strategi bisnis sulit didapat.

Nah, dengan menggunakan landing page Anda bisa melacak data pengunjung dengan mudah.

Anda bisa menggunakan tools tracking Google Analytic untuk melacak dan menangkap banyak data pengunjung seperti :

1). Jumlah pengunjung perhari, perminggu, & perbulan
2). Dari mana saja asal pengunjung
3). Perangkat yang digunakan pengunjung
4). Jam berapa saja pengunjung datang ke landing page, dll.

Selain itu, Anda juga bisa menangkat data pengunjung yang lebih privat lagi, seperti nama, nomor HP atau email menggunakan form optin.

Dengan data pengunjung yang lengkap tersebut, Anda bisa menganalisis dan melakukan banyak hal. Seperti memikirkan strategi untuk meningkatkan penjualan, membuat program marketing, membuat inovasi produk, dan lain sebagainya.

Itulah 4 alasan mengapa Landing Page sangat Penting untuk berbisnis online. Setelah Anda tahu dan paham ke-4 alasan tersebut, sudah selayaknya Anda menggunakan landing page untuk berbisnis online.

Bagaimana Cara Membuat Landing Page? Saya akan beritahu caranya di akhir artikel ini. Pastikan Anda membaca artikel ini sampai selesai. 😀

Okey, yuk kita lanjut lagi bahasan mengenai landing page.

 

6. Siapa Saja yang Membutuhkan Landing Page?

 

Secara umum, siapa saja yang ingin meningkatkan penjualan dengan berjualan online membutuhkan landing page.

Secara khusus, berikut ini orang-orang yang membutuhkan landing page :

  • Penjual Online
  • Pebisnis Offline yang Ingin Go Online
  • Pebisnis Online yang ingin merekrut Reseller
  • Reseller
  • Digital Product Creator yang berjualan produk digital
  • Freelancer yang berjualan jasa tertentu
  • Affiliate Marketer
  • Pengusaha Properti yang berjualan properti
  • Pengiklan (Advertiser) di Fb Ads atau Google Ads

 

7. Bagaimana Cara Membuat Landing Page?

 

Cara membuat landing page saya bagi menjadi 3, yaitu bikin sendiri dari nol, menggunakan template landing page siap pakai, dan menyerahkan ke jasa pembuatan landing page.

Mari kita bahas satu per satu berikut ini :

a. Bikin Sendiri Menggunakan Tools Elementor

Sekarang Anda bisa dengan mudah dan cepat membuat landing page profesional menggunakan tools Elementor.

Tools Elementor merupakan plugin Page Builder di WordPress yang memungkinkan Anda membuat landing page keren tanpa harus pusing mikir coding.

Cukup drag & drop, tambahkan teks, gambar, & video, landing page pun jadi. Namun, meskipun cara ini sangat mudah, Anda perlu belajar dulu dari nol.

Anda bisa belajar cara membuat landing page dari nol menggunakan tools Elementor di Ecourse Landing Page Mastery.

Ecourse tersebut berisi video panduan lengkap yang menjelaskan step by step cara membuat landing page dari NOL hingga siap dipublish ke target market Anda.

Di ecourse ini, Anda akan belajar cara membuat Landing Page Profesional dengan sangat Mudah, Cepat dan Tanpa Pusing Coding.

Sangat cocok untuk Pemula maupun orang awam, karena Anda tidak sekadar belajar teori saja, tetapi Anda bisa langsung PRAKTEK hingga jadi.

Tersedia lebih dari 40 video yang siap Anda pelajari dan praktekkan kapan saja dan di mana saja. Selain itu, Anda juga bisa konsultasi secara GRATIS via Grup Support Telegram.

JOIN ECOURSE LANDING PAGE MASTERY DI SINI

Berikut ini materi-materi keren yang dikupas di Ecourse Landing Page Mastery :

A. BAGIAN PERTAMA : PERSIAPAN

1. Apa Itu Landing Page
2. Jenis-Jenis Landing Page
3. Mengapa Harus Landing Page?
4. Cara atau Metode untuk Membuat Landing Page
5. Tools-Tools Landing Page Builder
6. Apa Itu Domain dan Hosting
7. Rekomendasi Provider Hosting & Domain
8. Order Domain dan Hosting
9. Instal WordPress
10. Instal Plugin Elementor
11. Membuat Page Elementor Canvas
12. Mengenal Area Kerja Elementor

B. BAGIAN KEDUA : DASAR-DASAR ELEMENTOR

1. Mengenal Section
2. Menambahkan Heading
3. Mengganti Warna Heading
4. Mengubah Ukuran Heading
5. Menambahkan Teks (Paragraf)
6. Mengubah Ukuran Teks (Paragraf)
7. Melihat Tampilan Landing Page
8. Menyimpan Perubahan Editing
9. Menambahkan Gambar
10. Mengubah Ukuran Gambar
11. Menambahkan Video
12. Menambahkan Tombol
13. Mengubah Ukuran Huruf dan Background Tombol
14. Menambah Efek Hover pada Tombol
15. Menambahkan Divider
16. Memberikan Jarak Antar Elemen dengan Spacer
17. Menambahkan Google Maps
18. Menambahkan Counter
19. Menambahkan Testimonial
20. Menambahkan FAQ
21. Menambahkan Social Icons

C. BAGIAN KETIGA : DASAR-DASAR LANDING PAGE

1. Struktur Dasar Landing Page
2. Struktur Lengkap Landing Page
3. Cek Struktur Landing Page
4. Langkah-Langkah Membuat Landing Page

D. BAGIAN KEEMPAT : STUDI KASUS

1. Membuat Page Baru
2. Menambahkan Headline
3. Menambahkan Pengantar
4. Perkenalan Produk
5. Menambahkan Fitur-Fitur Produk
6. Menambahkan Call To Action & Harga Produk
7. Menambahkan Link Whatsapp
8. Menambahkan Testimoni

JOIN ECOURSE INI SEKARANG

b. Gunakan Template Landing Page Siap Pakai

Cara yang kedua, Anda bisa menggunakan template landing page siap pakai.

Dengaan menggunakan tempate, Anda tinggal pilih template landing page yang sesuai dengan selera Anda. Kemudian edit konten / sales letter-nya dan gambar sesuai dengan produk / jasa yang Anda jual.

Anda bisa menggunakan template-template landing page berikut ini :

1). Blogspot Landing Page Builder

Info Detailnya Klik Di Sini!

2). 65 Desain Template Minisite Blogspot Premium

Info Detailnya Klik Di Sini!

c. Serahkan Pada Ahlinya (Jasa Pembuatan Landing Page)

Nah, cara ketiga ini cara yang paling mudah, karena Anda tidak perlu buat sendiri.

Jika Anda tidak mau ribet, serahkan saja pada ahlinya, yaitu Jasa Pembuatan Landing Page Profesional.

Anda bisa menyerahkan jasa landing page ke SSCOM Landing Page Service. Gunakan waktu berharga Anda untuk membesarkan bisnis, sementara pembuatan landing page serahkan saja kepada ahlinya.

SSCom Landing Page Service sudah bertahun-tahun berkecimpung di bidang pembuatan landing page profesional, baik itu landing page untuk produk fisik maupun produk digital.

KLIK DI SINI untuk info lebih detail mengenai SSCom Landing Page Service.

Baik Sobat SopandiSukses.com, saya rasa sampai di sini dulu bahasan kita kali ini. Saya sudah menjelaskan begitu panjang lebar dan detail mengenai seluk beluk landing page.

Mulai dari apa itu landing page, perbedaan landing page dengan website, jenis-jenis landing page, alasan menggunakan landing page, hingga bagaimana cara membuat landing page.

Saya berharap semoga tulisan ini sangat bermanfaat untuk Anda. Bisa menambah banyak wawasan sekaligus bisa memberikan pencerahan untuk Anda.

Jika Anda punya pertanyaan mengenai landing page atau pertanyaan lain seputar bisnis online, silakan Anda kirim via Channel atau Grup Telegram saya DI SINI!

Terima kasih sudah membaca tulisan ini sampai selesai. Selanjutnya Anda bisa membaca lagi tulisan-tulisan menarik saya yang lainnya. Sukses selalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *