Apa Itu Content Creator, Influencer & Seluk Beluknya

Apa Itu Content Creator, Influencer & Seluk Beluknya | Mungkin Anda sudah sangat sering membaca atau mendengar istilah Content Creator. Tetapi belum begitu paham apa sebenarnya content creator itu.

Berikut ini saya ulas dengan cukup detail tentang seluk beluk content creator. Yuk baca tulisan ini sampai akhir agar Anda bisa mendapatkan wawasan yang komprehensif.

1. Apa Itu Content Creator?

Content Creator (Kreator Konten) adalah sebutan bagi orang yang membuat konten, apapun bentuk kontennya.

Konten ini bisa dalam bentuk tulisan (artikel), gambar, suara (audio), video atau gabungan dari beberapa hal tersebut.

Konten-konten tersebut kemudian dipublikasikan (di-posting) di platform digital, seperti Blog, Facebook, Instagram, Youtube, TikTok, atau aplikasi lain yang semisalnya.

Uniknya, conten creator di masing-masing platform digital tersebut memiliki nama / sebutan tersendiri.

Content creator di blog di sebut dengan Blogger. Content creator di Instagram disebut selebgram. Content creator di Youtube disebut Youtuber, dan content creator di TikTok disebut TikToker.

studio content creator

Pesatnya perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan manusia di abad 21 ini.

Terutama hadirnya internet dan gadget (smartphone & laptop). Kedua teknologi canggih tersebut menjadi pilar utama yang mengubah sebagian besar hidup masyarakat dunia sekarang.

Tanpa kedua teknologi tersebut, sepertinya tidak akan ada website, YouTube, Instagram, dan platform digital lainnya.

Internet dan gadget inilah yang saat ini menjadi senjata utama para Content Creator untuk berkarya dan menghasilkan income dari online.

2. Apa Bedanya Dengan Influencer?

Influencer merupakan level yang lebih tinggi lagi dari content creator.

Content creator sifatnya masih umum. Artinya siapapun yang berkarya dan menghasilkan konten digital disebut content creator.

Sedangkan influencer merupakan content creator yang memiliki basis massa / pengikut / fans / followers yang besar. Bukan hanya itu, seorang influencer juga memiliki kemampuan untuk mempengaruhi pengikutnya.

Dengan kekuatan personal branding yang dimilikinya, seorang influencer bisa mempengaruhi perilaku para pengikutnya.

Misalnya berkaitan dengan pendapat tentang sesuatu hal, sikapnya terhadap sesuatu, hingga barang-barang apa saja yang digunakan.

apa itu influencer

Para pengikut yang loyal bisa dengan mudah mengikuti apapun yang dilakukan atau digunakan oleh seorang influencer.

Contoh influencer seperti :

  • YouTuber yang memiliki subscribers ratusan ribu hingga jutaan.
  • Selebgram yang memiliki followers ratusan ribu hingga jutaan.
  • Seleb TikTok yang memiliki followers ratusan ribu hingga jutaan.

 

Jadi, influencer bisa dikatakan seorang content creator yang levelnya sudah di atas atau lebih tinggi dari content creator biasa.

Influencer saat ini bisa menjadi “jalan pintas” untuk menjadi seorang artis.

Menjadi seorang artis saat ini tidak harus dimulai dengan menjadi pemain film, pemusik terkenal, dan semacamnya.

Tetapi bisa dimulai dengan menjadi seorang influencer terlebih dahulu.

 

Gratis 12 Video Tentang Landing Page, Mau?

 

3. Tujuan Menjadi Content Creator

Menjadi seorang content creator tentu bukan tanpa tujuan. Sebab, sesuatu yang dilakukan tanpa tujuan yang jelas hasilnya juga tidak jelas.

Nah, berikut ini beberapa tujuan menjadi content creator :

a. Berbagi Ilmu & Wawasan

Ingin bermanfaat bagi orang lain. Ingin membantu banyak orang dengan ilmu dan keahlian yang dimilikinya. Menjadi content creator adalah cara yang bagus untuk berbagai ilmu kepada orang lain.

b. Memberikan Hiburan

Menjadi content creator juga bisa memberikan hiburan bagi orang lain. Misalnya dengan membuat konten-konten yang menarik & lucu.

c. Mendapatkan Income

Mungkin tujuan ini yang menjadi motivasi utama sebagian besar content creator. Yaitu menghasilkan income atau uang dari online.

Caranya pun beragam, kita bahas di subbab tersendiri di artikel ini. Pastikan Anda membaca artikel ini sampai selesai yak 🙂

4. Apa Saja Topik Yang Di Bahas Oleh Content Creator?

Beragam, tergantung hobi, skill, ilmu / keahlian yang dimiliki masing-masing content creator.

Bisa fashion, beauty, kuliner, finansial, motivasi & pengembangan diri, dakwah, desain, sampai daily vlog. Anda bebas memilih mau membuat konten dengan topik apa saja.

Sebisa mungkin sesuaikan dengan hobi maupun skill yang memang Anda kuasai sehingga ketika membuat konten betul-betul berkualitas.

cara menjadi content creator

5. Cara Content Creator Menghasilkan Uang

Ada banyak cara yang bisa dilakukan seorang content creator untuk menghasilkan uang (monetisasi).

Berikut ini beberapa cara monetisasi untuk content creator :

a. Endorsement (Jasa Endorse)

Content creator bisa dapat uang dengan membuka endorsement (jasa endorse). Cara kerjanya pengiklan mengirimkan produk dagangannya secara langsung ke content creator.

Kemudian content creator akan memberikan ulasan / review hingga testimoninya setelah menggunakan produk dari pengiklan tadi.

Ulasan dan testimoni tersebut disampaikan via media di mana content creator membangun kontennya. Bisa via Instagram, YouTube, TikTok, dll.

Dari jasa endorse inilah seorang content creator bisa menghasilkan income, mulai ratusan ribu, jutaan, puluhan juta bahkan lebih.

cara content creator mendapatkan uang

b. Open Paid Promote

Selain jasa endorse, content creator bisa mendapatkan uang dengan cara buka paid promote (promosi berbayar).

Cara kerja paid promote adalah pengiklan yang membuat konten promosinya dan content creator tinggal posting saja di akun media sosialnya.

Jadi beda dengan jasa endorse yang berisi ulasan dari content creator terhadap suatu produk.

Ketika open paid promote, content creator akan dibayar dengan sejumlah uang tertentu dengan memposting konten promosi yang dibuat oleh pengiklan (pemilik produk / jasa).

Tarif paid promote sendiri bervariasi, tidak ada patokan yang pasti. Setiap content creator (influencer) memiliki besaran tarif yang berbeda-beda.

Tentunya tergantung banyak hal, seperti jumlah follower / subscriber, popularitas influencer, niche konten, dll.

c. Jualan Produk Sendiri

Selain endorse dan paid promote, content creator juga bisa mendapatkan income dari jualan produk.

Bisa jualan produk fisik seperti baju, alat elektronik, dll maupun produk digital seperti ebook, ecourse, software, dll.

Produknya pun bisa produk hasil produksi sendiri maupun menjadi reseller produk buatan orang lain.

 

Unduh Gratis Template JSON Landing Page

 

d. Affiliate Marketing

Di era digital saat ini, cara paling mudah untuk monetisasi konten adalah dengan berbisnis affiliate marketing.

Dengan menjadi affiliate, maka Anda sebagai content creator tidak perlu untuk membuat produk sendiri.

Fokus Anda hanya jualan / promosi produk saja ke followers / subscriber.

Ketika produknya terjual, Anda akan mendapatkan income dalam bentuk komisi afiliasi.

e. Income Dari AdSense

Menjadi content creator juga bisa mendapatkan passive income dari online, yaitu dari AdSense.

Income dari AdSense ini bisa Anda dapatkan ketika menjadi seorang Blogger maupun YouTuber.

Monetisasi konten blog dan YouTube dengan AdSense ini merupakan salah satu cara yang paling banyak dilakukan content creator.

Cukup rutin posting artikel di blog atau upload video di YouTube, bisa dapat “gaji bulanan” dari Google. Sangat menarik bukan?

Mau Coba Dapat Income Dari YouTube? Pelajari Di Sini Panduan Lengkapnya!

===============

Penulis :

Muhammad Sopandi

Digital Marketing Enthusiast, Copywriting Specialist

Artikel Terkait :

Leave a Comment